salah kaprah…

Coba kita hitung – hitung…

Buat yang lebaran hari jum’at (12 Oktober 2007) maka hari ini adalah hari ke 16 di bulan syawal. Sedangkan yang lebaran Sabtu (13 Oktober 2007), maka hari ini tanggal 15 dibulan syawal. Membahas perbedaan harinya lagi?… Nggaklah 😀

Justru semuanya berawal dari dimulainya tanggal 1 syawal (terserah mau tanggal 12/13); asal jangan jadikan hisab sebagai pegangan (pesan sponsor) 😉 ; begitu masuk syawal lepaslah kita dari bulan Ramadhan yang mulia. Bulan istimewa dimana dilipatgandakan semua pahala, dihapuskannya semua dosa yang telah lalu (kecuali dosa yg melibatkan orang lain… itu musti minta maaf sama orang yang kita dhalimi dan juga dosa besar yg hanya bisa diampuni via taubat nasuha). Sepanjang bulan ramadhan itu, dibukalah semua pintu surga dan ditutup pintu neraka dan yang paling istimewa ada malam Nuzulul Qur’an (malam turunnya Al Qur’an Al Kariim) bersamaan dengan Lailatul Qodr (malam yang lebih baik dari seribu bulan).

Bulan Ramadhan itu juga mengembalikan fithrah kita dalam beribadah kepadaNya. Kondisi ideal seorang hamba Allah dalam kehidupan pribadi, kehidupan berumah tangga dan kehidupan sosial begitu sangat terasa. Nuansa Ramadhan mampu membuat orang – orang beriman merasakan kembali nikmatnya iman, nikmatnya beribadah dg khusyu’, nikmatnya hidup ditengah – tengah kaum muslimin serta tidak lupa nikmatnya kembali kepada fithrah penciptaan kita; yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT.

Seluruh keistimewaan Ramadhan telah merasuk dalam benak dan imajinasi kita sehingga secara tidak sadar keistimewaan – keistimewaan (terutama yg terkait dengan banyaknya pahala dan diampunkannya dosa) memunculkan “perasaan” baru bahwa selepas kita dari Ramadhan posisi pahala kita adalah “surplus plus plus” (pahala meningkat drastis sedangkan dosa menurun drastis juga). Bisa ditebak, selepas bulan Ramadhan secara tidak sadar banyak diantara kita (termasuk penulis lho ini – khan pakai kata kita 😉 ) terbuai dan merasa bisa sedikit santai dalam beribadah. Toh pahala kita surplus plus plussss….

Kembali ke bulan syawal yang berarti bulan peningkatan. Sesuai namanya, mestinya pola pikir yang terbentuk dalam diri setiap mukmin adalah kesiapan untuk meningkatkan level ibadahnya sehingga bisa menunjukkan hasil dari puasa Ramadhan yaitu menjadi orang2 yang bertaqwa. Konsep yang betul adalah (kata pak ustadz nih) bulan Ramadhan menjadi bulan “adjustment” a.k.a bulan penyesuaian orang – orang beriman untuk kembali kepada fithrah spiritualnya.

Setelah kita kembali dalam fithrah kita yang diwujudkan dengan selalu mengupayakan totalitas dan optimalisasi ibadah dan kerja, maka settingan attitude/ habit inilah yang menjadi starting point kita dalam ibadah2 dibulan selanjutnya. Sehingga tepat sekali selepas Ramadhan kita disambut oleh bulan syawal – bulan peningkatan. Justru dibulan syawal inilah ibadah kita dimulai dengan settingan yang benar.

Salah kaprah ya kebanyakan kita? atau hanya aku saja? Oleh karena itu, postingan ini adalah pengingat bagi saya pribadi secara khusus dan saudara2 serta sahabat2 saya semua. Mumpung masih pertengahan bulan syawal, mari kita hentikan kesalah kaprahan yang mungkin muncul dan kembalikan settingan Ramadhan dalam diri kita untuk perbaikan ibadah dan aktifitas kerja kita. Semoga menjadi lebih baik agar beruntung… 😉

Btw… sudah puasa syawal? 😀 ….

Advertisements

3 Responses so far »

  1. 1

    Puasa syawal itu harus berurutan atau bisa diselang seling ?

  2. 2

    ewepe said,

    Monsieur Iman, sepengetahuan saya tidak ada dasar/ dalil yang mengharuskan untuk berurutan. Sehingga banyak ustadz2 yang sempat mengisi kajian di kantor selama bulan ramadhan kemarin juga menginformasikan yang sama bahwa puasa syawal boleh tidak berurutan, namun akan lebih baik bila disegerakan. 😀

    Mungkin bisa lihat juga di :
    http://tausyiah275.blogsome.com/2005/11/03/puasa-syawal/

    Rekan2 lain, CMIIW 😉

  3. 3

    yanti said,

    yang paling sulit ramadhan ini adalah menahan emosi…..duhhhhhhhhh gak ada hubiunganya dengan topik diatas ya..


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: