sahabat sejati… anda punya?

Sahabat sejatiku hilangkah dari ingatanmu
Di hari kita saling berbagi
Dengan kotak sejuta mimpi aku datang menghampirimu
Kuperlihatkan semua hartaku
Kita slalu berpendapat kita ini yang terhebat
Kesombongan di masa muda yang indah
Aku raja kau pun raja
Aku hitam kau pun hitam
Arti teman lebih dari sekedar materi

Penggalan lirik lagu sahabat sejatiku milik Sheila On 7, tiba – tiba saja muncul dibenakku saat membaca salah satu bab dari buku berjudul Financial Spritual Quotient (FSQ) karya Iman Supriyono (beliau adalah pendiri SNF, sebuah lembaga advisor dalam bidang strategic finance, dll).

Pada salah satu bab, pembaca buku tersebut diharuskan untuk menghentikan sejenak asyiknya membaca buku FSQ dan memberikan perhatian penuh kepada definisi dari sahabat sejati. Sahabat sejati adalah sahabat yang bisa saling berbagi dalam suasana suka dan duka. Selalu ada dan siap membantu saat dibutuhkan.

Kemudian, pembaca diminta menuliskan 5 nama sahabat yang masuk dengan kriteria itu. Berpikir sejenak, nomer pertama terisi dengan nama sahabat yang kukenal sejak bekerja di sebuah perusahaan pelayaran dan forwarding di Surabaya. Nomer kedua berisi nama sahabat yang kukenal sejak sekolah di SMU Negeri 1 Surabaya. Nomer ketiga….sedikit lebih lama dan akhirnya aku putuskan berani menuliskan nama sahabatku yang aku kenal saat sama – sama masuk diperusahaan yang sekarang.

Nomer 4? hmmm…. siapa ya???… hmmmmmmmmmmm…. aku baca lagi definisi sahabat yang dituliskan. Ah masa’ gak ada lagi sahabatku?

Aku baca lagi definisinya… Astaghfirullah…

Aku memang tidak bisa menuliskan nomer ke-4 dan nomer ke-5. Aku tidak tahu siapa yang harus kutulis. Akupun tidak merasa layak menuliskan nama di nomer ke-1, ke-2 maupun ke-3….

Pelan – pelan kuhapus tulisan nama – nama itu. Aku baru sadar. Aku menganggap mereka sahabat, mungkin memang benar demikian adanya dari kacamataku bagaimana mereka telah memenuhi kriteria sahabat yang ada. Tapi aku baru sadar, sahabat bukan berarti orang yang banyak berjasa, banyak membantu dan banyak memberi kepada kita berarti sahabat kita.

Sahabat adalah saat mereka telah melakukan hal – hal yang menjadi kriteria sahabat kepada kita dan yang terpenting kita juga telah melakukan hal – hal yang menjadi kriteria sahabat kepada mereka.

Sudahkah aku melakukan dan memenuhi kriteria itu? kenapa dari awal aku hanya berpikir siapa saja orang yang telah dengan sukahati mau membantuku saat aku kesusahan. Aku semula tidak berpikir sebaliknya. Have I done the same to them?

Aku jadi berpikir, saat ini aku merasa mereka telah cukup layak menjadi sahabat tapi apakah aku sudah layak dan sudah berusaha menjadi sahabat mereka dengan kriteria yang ada?

Aku perlu melakukan sesuatu! Aku akan coba berkirim email kepada mereka dan minta mereka menuliskan 5 nama sahabat mereka dengan kriteria yang sama. Semoga namaku tercantum disana & dengan demikian aku bisa menuliskan nama mereka dalam daftar nama 5 sahabatku. Bila tidak?! maka banyak hal yang musti kulakukan. Aku harus mulai mencoba menjadi sahabat mereka!

Anda juga mau mencobanya? Siapa nama 5 sahabat anda?

4 Responses so far »

  1. 1

    ada puisi kahlil gibran di Sang Nabi,,mengenai ‘ sahabat’..bagus banget…

  2. 2

    yanti said,

    sahabat yang paling jujur dan apa adanya adalah ibu…

  3. 3

    FIKRI said,

    SAHABAT SEJATI ADALAH ORANG TUA Q

  4. 4

    thasyn said,

    sahabat yang terbaik itu adalah seperti BUKU


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: