luv u…

Pertama…

Mohon maaf pada bunda, karena aku belum dapat menjadi putra terbaik bagimu

Mohon maaf, aku belum dapat memenuhi mimpimu untuk memiliki seorang Qori’ dirumah (bahkan membaca tahsin aku belum sepenuhnya bisa)

Mohon maaf, aku masih sering membuat bunda resah. Terjaga tengah malam karena aku belum sampai dirumah (walaupun aku pikir telah cukup dewasa dan mengabari bahwa ada deadline yg harus dipenuhi di kantor)

Mohon maaf, saat ini belum ada calon pendamping yang bisa kukenalkan kepada bunda (bahkan aku masih bingung dengan kriteria)

Mohon maaf, sepertinya aku belum merasa bisa membahagiakan bunda dengan sepenuhnya

Kedua…

Terima kasih, atas kasih sayang, perhatian dan cinta yang diberikan sejak aku masih dalam kandungan hingga saat ini

Terakhir…

Semoga Allah memberikan barakah, kasih sayang dan kesehatan kepada bunda sebagaimana do’a yang Insya Allah akan selalu kubaca setiap selesai shalat:

Allahummaghfirly waliwaalidayya warhamhuma kama rabbayaani shaghira

(Ya Allah, ampunillah aku dan kedua orang tuaku. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku masih kecil)

Amin

PS: Insya Allah aku akan lebih sering lagi bantu2 pekerjaan rumah ya..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: