Posts tagged kesaksian palsu

Baru, Pelindung Anti Peluru dari Kertas !

Pertempuran sengit di Gaza antara pejuang Hamas dan Pasukan Israel sedang dalam masa tenang. Israel sedang melakukan genjatan senjata. Namun demikian, sejumlah korban masuk terus dirawat dirumah sakit yang sudah hampir tidak bisa lagi menampung jumlah korban.

Seperti halnya dipeperangan manapun, hal-hal yang tidak masuk akalpun sering kali menjadi penghias cerita-cerita perang ini. Diantara sekian banyak korban yang dirawat di Gaza, ada cerita menarik dari seorang dokter yang menangani kasus gawat darurat disana.

Arrahman.com melaporkan, peristiwa itu diceritakan oleh beberapa dokter Yordan yang menjadi relawan di Gaza.

Dr Hisam Az Zighah menyatakan hal yang telah ia saksikan itu di acara Festival Ikatan Dokter Yordan beberapa hari yang lalu. Di hadapan para wartawan ia menunjukkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al-Quran serta buku kumpulan doa-doa, Hishnul Muslim.al-quran-dan-peluru

Cerita bermula dengan datangnya salah seorang pejuang yang menderita luka di rumah sakit As Syifa’, lalu dokter tersebut melakukan pemeriksaan. Akan tetapi ketika proses pemeriksaan medis dilakukan, dokter itu dikejutkan dengan sepotong proyektil peluru yang ia temukan bersarang di saku pejuang tersebut.

Timah panas itu gagal menembus jantung pejuang itu, karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf Al-Quran yang selalu berada di saku si pejuang. Buku kumpulan doa itu berlobang, akan tetapi hanya sampul muka mushaf yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Demikian, Allah telah menampakkan ayat-ayatnya, melalui para pejuang yang ikhlas dan taat. Semoga Allah selalu memberi perlindungan kepada hamba-hamba- Nya yang membela agamanya.

Leave a comment »

Sanggahan Kesaksian ali makrus atamimi…(2)

Beberapa hal palsu dan mengada – ada yang disampaikan dalam kesaksian makrus margiyanto sang pembohong. ——-(taken from: http://datakristen.blogspot.com/2007/10/kesaksian-ali-makrus-atamimi.html)

Kebohongan Ali Makrus AtamimiTampaknya umat Kristen begitu mengelu-elukan sang penipu ulung bernama Ali Makrus Atamimi. Oleh karena itu, saya akan merangkum kembali apa yang telah dibahas di forum Islam Myquran.

1. Sumur Zamzam di Madinah kering tanpa air

“Tetapi pada akhirnya ketika saya 4 tahun di Madinah, hati saya tidak pernah damai. khususnya ketika saya melihat satu fenomena, satu gambaran dimana apa yang selama ini yang setiap tahun dibawah oleh orang-orang, baik itu yang naik haji atau umroh yang disebut air zamzam, itu disana disumurnya itu ditulis dalam bahasa Arab” (Kesaksian Ali Makrus Atamimi)

“Dan ketika saya ada di Madinah sana, saya melihat ada sebuah hal yang aneh, sumur yang dimana yang selama ini dipercaya sebagai sumber air kehidupan itu, ternyata didalam sumur itu enggak ada airnya, setetes pun tidak pernah ada airnya. Yang menjadi pertanyaan saya waktu itu, lantas yang dibawa orang pulang dari naik haji yang rata-rata orang berangkat haji pulang dari Mekkah sana, itu pulang pasti tidak lepas dari air yg namanya air zamzam. Itu pasti, tdk ada kata tidak. Walaupun itu bukan wajib, tetapi orang berangkat dan naik haji, satu oleh-oleh yang gak akan ditinggal yaitu air zamzam. Berarti saudara-saudara kita di Islam membutuhkan sumber air kehidupan, membutuhkan sumber air kehidupan. Padahal didalam sumur ini tidak ada air kehidupan, setetes pun tidak pernah ada. Lantas yang dibawa oleh pulang naik haji itu apa? Ya mau gak mau yang dibawa tetap air. Ternyata selidik demi selidik selama saya empat tahun dididik disana, itu diatas sumur itu ada sebuah dam pipa besar. Dimana mengalir air ke masjidil Harom, masuk ke Masjidil Harom untuk tempat air wudhu, jadi sedikit demi sedikit, air yang dibawa pulang oleh orang naik haji dari ke Mekkah sana, itu bukan dari sumur air yang itu tadi, tetapi air PDAM. Ini kan sebuah sebuah kebodohan, sebuah kebohongan besar yang sudah diciptakan, mengapa ini bisa terjadi. Mengapa sampai detik ini menjadi suatu keyakinan yang sangat sakral. Ini hal yang membuat saya waktu itu sedih. Mengapa air yang dibawa oleh orang Indonesia ini gak ada air zamzam dalam sumur itu. Padahal Indonesia tidak memasok air itu untuk masuk ke Indonesia. Masuk ke Indonesia dimasukkan ke Masjid Sunan Ampel. Di Masjid Sunan Ampel dioplos lagi. Di oplos sama air Sunan Ampel, air sumur Sunan Ampel. Itu satu botol Aqua itu dijual 12.500. Yang dari sana bukan air zamzam disini dioplos lagi sama air sunan Ampel. Dijual 12.500, Subhanalloh” (Kesaksian Ali Makrus Atamimi)

Jawab

1-. Semua orang Islam juga tahu bahwa sumur Zamzam berada di Mekkah.

2-. Mengenai sumur Zamzam dan pemeliharannya.

http://rovicky.wordpress.com/2007/06/26/rahasia-sumur-zamzam-1/#more-892

http://rovicky.multiply.com/journal/item/125

http://www.sgs.org.sa/index.cfm?sec=311&page=

3-. Ali Makrus menuduh bahwa oleh-oleh Zamzam jemaah haji berasal dari oplosan Masjid Sunan Ampel Jawa Timur. Ini sama sekali bohong.

2. Kewajiban mengucapkan shalawat sebanyak 17 kali

Ini adalah bohong. Karena yang wajib ada dalam sholat, yaitu sebanyak :
- Shubuh 1
- Dzhuhur 2
- Ashar 2
- Maghrib 2
- Isya 2
———————— +
Total 9 kali

3. Alif Lam Mim artinya Allah Air Kehidupan

Si Penipu Makrus berkata : “Alif lam mim. Alif itu Allah, Lam itu air, Mim itu kehidupan. Jadi didalam sumur yang dipercaya didalamnya mengandung air Zamzam itu tertulis bahwa Allah itu adalah air kehidupan.”

Nah, pernyataan Si Makrus tsb didukung penuh oleh orang Kristen di forum Kristen yang telah saya kutip dibawah ini:

Sumber:
Thread : Ketua Tim Pemburu Hantu (LATIVI) Menjadi Pengikut Yesus
Online : http://www.forum.khabar-baik.net/viewtopic.php?p=613
Dalam Islam ada banyak sebutan untuk Allah, 99 nama (sebutan) untuk Allah yg tercatat, salah satunya ialah ALIF LAM MIM yaitu Alif Lam Mim berarti Ana-Allahu-a’Laam atau Nun berarti Nur (cahaya)

jadi ALIF LAM MIM itu ada dalam Islam sebab surah ke-13 saja di awali dengan huruf `Alif’, `Lam’, `Mim’, dan `Ro’ dan Surat ke-7 diawali huruf `Alif’, `Lam’, `Mim’, dan `Shod’ bahkan surah ke-2 diawali dengan `Alif’, `Lam’, `Mim’ yang merupakan simbol nama Allah

sebagai mana dalam hadist dikatakan:
dari Abdullah bin Mas`ud t berkata bahwaRasulullahSAW, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” (HR At Tirmidzi dan berkata, “Hadits hasan shahih).

Komentar.
1). Pernyataan Kristen sama sekali bohong besar. “Alif Lam Mim” memang ada dalam al-Qur’an, tetapi “Alif Lam Mim” bukan “Allah air kehidupan”.

2). Tidak ada “Alif Lam Mim” dalam 99 Asmaul Husna. Bagi umat Kristiani yang ingin mengetahu 99 Asmaul Husna silahkan baca
- http://islam.elvini.net/allah.cgi?asmaulhusna

4. Makrus Sang Ketua Tim Pemburu Hantu?

Makrus berkata:

“Saya juga bukan plus sebagai seorang paranormal, tetapi kegiatan paranormal saya ini kegiatan ekstrakulikuler, namun saya sendiri terikat di salah satu televisi swasta di tim Pemburu Hantu, mungkin kalau bapak-bapak ibu-ibu aaaa…. sering melihat Tim Pemburu Hantu enggak akan asing dengan wajah saya ini tapi saya di tim pemburu hantu rambut saya agak panjang jenggot saya agak panjang, jadi wajahnya yah persis seperti genderowo gitu, karena namanya ha… ya.. tim Pemburu Hantu.”

Tetapi anehnya justru tidak ada sama sekali tampang Makrus yang mirip genderuwo di beberapa foto Tim Pemburu Hantu dibawah ini!

tph1.jpg

tph2.jpg

Wahai umat Kristen, dari dua foto tim pemburu hantu yang beraksi diatas, manakah sang ketua Tim Pemburu Hantu Lativi bernama Ali Makrus Atamimi?

5. Ketua FPI Pusat bernama Habib Rizqi?

Makrus berkata:

“Saya di Surabaya memang dipersiapkan untuk mengisi kekosongan sebagai pimpinan dewan pengurus FPI, karena memang di Surabaya ini FPI belum berkembang dengan pesat. Sehingga waktu terjadi Musyawarah Daerah di Jakarta waktu itu, pimpinan pusat bapak Habib Rizqi menunjuk saya untuk memimpin kota Surabaya didalam gerakan FPI, karena saya diberikan amanat, karena beliau tahu persis watak yg ada dalam pribadi saya, karena pemimpin-pemimpin FPI ini adalah pemimpin-pemimpin radikal, pemimpin-pemimpin yang punya jiwa pemberani siap mati, khususnya, didalam berjihad dijalan agamanya.”

Makrus telah keliru, karena ketua FPI Pusat bernama Habib Riziq, BUKAN Habib Rizqi.

6. Al lahis salam ?

Makrus salah mengucapkan gelar nabi karena menyebut “Al lahis salam”, karena yang benar adalah “Ala ihis salam”.

7. Makrus mengklaim Yesus adalah Raja Manusia didalam QS An-Naas

QS An-Naas
1. Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia.

Si Makrus membual dengan menyatakan “Tuhan manusia Raja manusia, sembahan manusia” dalam QS An-naas adalah Yesus. Padahal yang benar adalah Allah SWT, bukan Yesus!

QS Al Maa’idah 72
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. “

Dll kebohongan yang bisa Anda saksikan di
http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=4260_0_24_0_M

Comments (365) »

Sanggahan Kesaksian ali makrus atamimi…

Sebagai seorang muslim, wajib hukumnya bagi saya untuk menyampaikan kebenaran walaupun pahit. Demikian juga saat mendengar dan melihat VCD kesaksian “muslim palsu” ali makrus atamimi alias markus margiyanto yang marak beredar akhir2 ini dan menjelek-jelekan Islam, ibadah umat Islam dan umat Islam sendiri. Sekaligus menjawab pujian yang diberikan oleh febrina di http://febrina.wordpress.com/kesaksian-mantan-ketua-tim-pemburu-hantu/ sayangnya di blog febrian tidak tersedia menu comments atau aku yg gak lihat ya?

Postingan ini adalah untuk mengenal siapa aslinya makrus margiyanto atau ali makrus atamimi…(diambil dari majalah Sabili dan ditampilkan di forum swara muslim) :

Setelah heboh pelecehan al-Qur’an di Malang beberapa waktu lalu, kini muncul lagi kaset VCD pelecehan terhadap Islam. Pelakunya Pendeta Markus Margiyanto.

Pelecehan terhadap islam ini sangat mengejutkan masyarakat Malang, Jawa Timur. Apalagi rentang waktu dengan heboh VCD pelecehan al-Qur’an di Hotel Asida itu, tidak terlalu lama. Kasus pelecehan baru ini yang juga melalui VCD, dilakukan seseorang yang mengklaim dirinya mantan ketua FPI Jawa Timur. Namanya, Pendeta Muhammad Paulus bin Ali Makhrus at Tamimi.

VCD ini pertama kali didapat oleh Abu Rantizy, Ketua Tim FAKTA (Forum Anti Gerakan Kemurtadan) Malang yang diperoleh dari temannya yang berinisial EU, (25 Aug 07), seorang mekanik komputer di Kota Batu. EU mendapatkan video tsb dari sebuah CPU (Central Processing Unit) komputer milik pegawai Kecamatan Batu yang dia servis. “Saya melihat kok ada filmnya si Makhrus itu, lalu saya minta dan diapun mengijinkan. Kemudian saya segera melapor ke FAKTA,” tutur EU saat ditemui di bengkel komputernya.

Tim FAKTA lalu menyerahkan VCD tsb ke MUI kota Malang, yang kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. “Sudah kami laporkan ke Polwil dan ke Kapolda, tinggal menunggu kerja kepolisian sekarang,” ujar sekretaris MUI Kota Malang M Nizhom hidayatullah kepada Sabili.

VCD Ali Makhrus yang tengah ceramah tersebut berdurasi 1 jam 11 menit 53 detik. Dalam ceramahnya, si pendeta menggunakan baju formal berwarna biru motif kotak-kotak. Lelaki berjenggot panjang dan rapi bak aktivis islam ini sangat fasih menyitir ayat al-Quran dan hadits Rasulullah SAW.

Dalam ceramahnya, Makhrus membual tentang berbagai hal. Antara lain, ia mengklaim dirinya sebagai keturunan Habib (cucu Rasulullah SAW, red) dari bani Tamim dan pernah belajar di Makkah. Dia juga mengaku telah diangkat sebagai ketua FPI Jatim pada tanggal 10 Jan 2004 silam, serta mengaku sangat dekat dengan Ja’far Umar Thalib dan Laskar Jihad-nya.

Beberapa penghinaan yang diucapkan Makhrus dalam ceramahnya itu antara lain menyebut bahwa Nabi Muhammad diracun oleh istrinya ketika akan meninggal dulu. “Pada saat usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk di tubuhnya, karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri, istri yang ke-17. Jadi, total istrinya Muhammad itu ada 22,” kata Makhrus.

Menurut dia, istri ke-17 inilah yang meracun Muhammad selama dua tahun agar sekarat, hidup tidak matipun tidak. Kejadian ini pula yang dijadikan dasar oleh umat islam untuk membaca surah Yasin kala melihat orang sakit atau sekarat. “Jadi surat Yasin dibaca agar yang bersangkutan mau mati ya, agar cepat mati, kalau hidup agar cepat sembuh,” ujarnya enteng.

Pendeta yang telah menipu beberapa kiai ini juga menghina ibadah shalat Shubuh yang dilakukan umat islam. Kata Makhrus, orang islam itu shalat shubuh karena mengingat Yesus bangkit dari alam kubur yang terjadi tepat pada saat shubuh. Kiamat juga akan datang pada saat Subuh. “Itu menurut keyakinan mereka. Dua masalah inilah yang membuat orang-orang islam bangun dari tidurnya dan sujud menyembah dalam shalat subuh.”

Pendeta yang pernah mondok di Pesantren ilmu al-Qur’an (PIQ) Malang ini juga menganggap orang kriten itu adalah majikan sedang orang islam adalah pembantu. Dia juga mengklaim bahwa 75 persen isi al-Qur’an bersumber dari Alkitab (Injil). Dia menganggap orang-orang yang pergi haji ke Makkah tak lebih dari sekadar wisata, bukan ibadah. Baginya, orang yang mencium Hajar Aswad adalah mencium jin. Masih banyak lagi penghinaan Makhrus yang bikin merah kuping.

Siapakah Makhrus? Tanggal 12 Oktober 2005 silam, seorang pemuda 36 tahun bernama Pendeta Markus Margiyanto datang menemui KH Abdullah Wasi’an dirumahnya, di Sidoarjo, Jawa timur. Kepada kristolog kondang itu, Markus menyatakan niatnya untuk pindah agama dari Kristen ke Islam. Alasannya setelah membaca buku KH Abdullah Wasi’an yang berjudul Benteng Islam terbitan Pustaka Dai, ia jadi tertarik dengan islam.

Dengan berbaik sangka, mendengar paparan Markus yang sangat memukau itu, KH Abdullah Wasi’an pun menuntun pensyahadatan Markus tepat pukul 11.00 WIB. Syahadat itupun ditandai dengan surat keterangan sementara yang ditandatangai oleh KH Abdullah Wasi’an dan beberapa saksi. Usai pensyahadatan, Pendeta Markus pulang dengan disangoni uang tunai. Nama Islamnya pun menjadi Makhrus.

Namun setelah majalah Modus melakukan pengecekan secara mendetail pada bulan November 2005 lalu, ditemukan sejumlah kebohongan pada Pendeta Markus Margiyanto. Diantaranya, alamat KTP-nya di Jl. Pogot Lama II/91 RW 06/05 Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya ternyata tidak benar. Karena rumah itu telah dijual lima tahun lalu kepada Sutarso. Sutarso pun mengaku tidak tahu menahu tentang seluk beluk dan aktivitas Markus.

Sementara itu, Darmo, tetangga depan rumah Sutarso yang tinggal di sana sejak tahun 1980 mengatakan bahwa yang berprofesi sebagai pendeta itu adalah ayahnya Markus. Setelah ditelusuri, ternyata markus bersama keluarganya yang terdiri dari anak, istri, ibu dan adiknya tinggal di Tanah merah II/22, Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya. Rumah yang sempat difungsikan sebagai gereja ini asalnya adalah milik Pendeta Petrus Salindeho yang pernah bermasalah dengan umat islam hingga divonis hukuman penjara, beberapa tahun lalu.

Tak jauh dari rumah Markus di Tanah Merah itu, tinggallah Ustadz Ahmad Ghazali, salah seorang tokoh masyarakat yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC NU Surabaya. Ustadz Ghazali tahu persis daftar penipuan Markus yang bermodus ingin masuk islam dihadapan tokoh Islam lalu mendapat simpati sang tokoh hingga mendapat hadiah sejumlah uang dan materi lainnya.

Beberapa kiai yang sempat didatangi Markus, antara lain KH Miftah, di Kedung Tarukan Surabaya yang akhirnya menyumbangkan uang tunai Rp. 250.000 dan sarung merek Al-Ma’ruf berharga ratusan ribu. Ada juga KH Asep mantan ketua PC NU Surabaya, KH Abdul Syakur, KH Abdurrahman Navis dan lainnya.

Masrukin adalah salah seorang korban penipuan Markus. Dia adalah pengurus Masjid Nurul Jannah Kalilom, Surabaya. Kira-kira empat tahun lalu, Markus Margiyanto datang ke Mesjid Nurul Jannah dan menyatakan niatnya untuk masuk islam. Diapun disyahadatkan oleh Ridwan, modin setempat.

Setelah masuk islam, karenat tidak punya rumah, Markus pun butuh rumah tinggal. Dengan ikhlas, Masrukin memberikan salah satu rumahnya yang baru selesai dibangun untuk ditempati Markus secara Cuma-Cuma. Diapun tinggal dirumah itu bersama istrinya, Muslimah anak seorang kiai di Singosari, Malang.

Selama di rumah Masrukin, Markus sama sekali tidak bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya. Kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh jamaah mesjid, terutama oleh keluarga Masrukin. “Mualaf itu bagi orang islam merupakan aset,” alasan Masrukin. Jamaah Masjid pun simpati dengan keislaman Markus, sehingga segala permintaannya dikabulkan jamaah. “Jamaah masjid sini sudah banyak berkorban materi, tenaga dan pikiran untuk Markus,” imbuh Masrukin.

Suatu saat, Masrukin merasakan ada gelagat yang lain karena setiap hari Minggu, pagi-pagi Markus pergi memakai baju yang rapi. “Ternyata Markus pergi ke Gereja,” kata Masrukin. Maka Markuspun dia usir dari rumahnya. Setelah pindah dari Kalilom, Markus melancarkan penipuan yang sama dengan modus pura-pura masuk islam untuk mendapat simpati dan uang dari jamaah masjid di Tanah Merah, Surabaya.

Jauh sebelum melancarkan aksinya di Surabaya. Pendeta Markus pura-pura masuk islam dan nyantri di PIQ Singosari Malang dibawah asuhan KH Bashori Alwi. Karena sudah dipercaya, dia dijadikan menantu oleh KH Ahmad Rifai, pengasuh sebuah pesantren di Singosari, Malang. Namun setelah mempunyai dua anak Markus memboyong anak-anak dan istrinya ke Jakarta lalu mengkristenkan semuanya.

Dalam pengakuannya kepada tim FAKTA Surabaya, Markus mengungkapkan bahwa ceramah-ceramahnya yang menghina islam itu berdasarkan pesanan gereja. Dia juga mengaku ditekan oleh bapaknya dan paman-pamannya yang pendeta. “Apa yang saya ungkapkan di VCD itu adalah rekayasa palsu pihak gereja,” kata Markus kepada Masyhud, ketua tim FAKTA Surabaya.

Selain tekanan gereja, Markus juga rela memberikan kesaksian-kesaksian palsu tentang islam, karena alasan ekonomi dan dorongan finansial. “Pihak gereja sengaja memanfaatkan saya untuk membenturkan islam dengan kristen,” beber pendeta yang memiliki 20 tempat pemuridan tersebut. Yang dimaksud tempat pemuridan adalah semacam tempat pembinaan dan pendidikan Islamologi bagi umat kristen.

Markus juga menyebutkan bahwa pihak gereja sengaja menyebarkan VCD ceramahnya itu untuk menghina umat islam. Posisinya sebagai mantan orang islam yang memberikan kesaksian palsu tentang islam, bagi gereja akan lebih mengena. Walau demikian, dia mengaku masih tetap seorang muslim, bukan murtad. Tentu saja kesaksiannya ini masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.

Sudah banyak yang menjadi korban penipuan Pendeta Markus Margiyanto. Penipuan bermodus pura-pura masuk islam ini sungguh berbahaya. Jika setiap saat bersyahadat di hadapan tokoh islam untuk mendapat simpati dalam bentuk materi, maka jelas bahwa “penipuan berkedok masuk islam” adalah profesi Pendeta Markus.

Chairul Akhmad
Laporan: Kukuh Santoso (Malang)

Sabili
No.7 Th. XV
18 Oktober 2007
6 Syawal 1428

Halaman 52

Comments (429) »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.