jadi bingung…

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sejujurnya jadi bingung melihat surat kabar yang beberapa hari terakhir ini membahas masalah cross ownership dari Temasek Holdings di Telkomsel dan Indosat. Juga memberitakan tentang Telkomsel yang melakukan monopoli . Sebagai orang awam ada beberapa hal yang sukar saya mengerti. Mungkin ada yang bisa membantu menjelaskan :D

Pertama:

Saham Temasek tidak ada yang yang lebih dari 50 %. Biasanya yang tidak lebih dari 50% tidak bisa menjadi penentu mutlak kebijakan bukan? CMIIW. Misalnya: Saham Singtel di Telkomsel hanya 35% sedangkan Telkom 65% berarti yang dominan Telkom. Berarti yang potensial jadi penentu kebijakan Telkomsel adalah Telkom. STT di Indosat juga walaupun mendekati 50% (41.9%) tapi belum lebih dari 50%. Atau ada penjelasan lain terkait dengan masalah penentu kebijakan dilihat dari sudut pandang besaran kepemilikan modal?

Kedua:

Monopoli. Anggaplah misalkan market share Telkomsel adalah 55 – 65 %. Apakah ini yang menjadi alasan Telkomsel didakwa melakukan monopoli? Di wikipedia monopoli disebutkan berikut:

A monopoly (from Greek mono(μονό), alone or single + polο (πωλώ), to sell) is a persistent situation where there is only one provider of a product or service in a particular market. Monopolies are characterized by a lack of economic competition for the good or service that they provide and a lack of viable substitute goods. [1]

Pemahaman saya dari definisi diatas, suatu provider disebut monopoli apabila tidak ada kompetitor dalam penyediaan produk atau layanan. Demikian juga bila tidak ada alternatif lain yang dapat ditemukan oleh pelanggan selain menggunakan produk atau layanan dari sebuah provider. Mungkin yang saat ini tepat disebut sebagai monopoli adalah PLN (Perusahaan Listrik Negara) namun tentunya bisa dikategorikan PLN ini sebagai government monopoly untuk menjaga aset negara dan menjamin hajat hidup orang banyak. (apakah berarti ada kompetitor hajat hidup orang banyak tidak dapat terpenuhi?)… atau juga bila mas Iman Brotoseno; salah satu sutradara kreatif di Indonesia; mendadak jauuuuhhh lebih berhasil mengeksploitasi otak kanannya secara optimal daripada orang lain dan bisa menghasilkan karya2 yang selalu sukses besar sehingga semua calon client lebih memilih menggunakan jasa Mas Iman daripada sutradara lain, apakah Mas Iman dikatakan monopoli? (nuwun sewu mas, ijin mencatut nama sebagai contoh) 

—atau contoh diatas gak nyambung dengan tema? jangan ketawa dong…namanya juga lagi bingung ;)

Kembali ke masalah Telkomsel sebagai tertuduh monopoli. Saya lihat pelanggan dapat dengan mudah menemukan produk/ layanan selain yang ditawarkan Telkomsel. Mulai dari produk prepaid (bayar didepan) sampai dengan produk postpaid (bayar belakangan). Tidak ada kesulitan dan halangan untuk meninggalkan produk/ layanan Telkomsel dan berpindah ke provider/ operator lain. Bila kondisinya seperti ini? kira – kira dari sudut manakah Telkomsel disebutkan sebagai tertuduh untuk masalah monopoli sehingga oleh KPPU diwajibkan membayar denda Rp. 25 M dan menurunkan tarifnya 15%

Turun tarif!!!… Ini kebingungan ketiga…

Seandainya, Telkomsel menuruti KPPU dan menurunkan tarifnya trus membuat pelanggan memilih kembali produk Telkomsel sehingga market sharenya bertambah besar… apakah berarti Telkomsel dapat dituduh melakukan monopoli lagi?

Juga seandainya Telkomsel menuruti KPPU dan menurunkan tarifnya, kelebihan apalagi yang dapat ditawarkan provider/ kompetitor lain (apalagi yang baru saja muncul) dapatkah mereka exist melawan Telkomsel dan Indosat serta Excelkomindo yang tentunya semakin gila bermain perang – perangan tarif? kuat – kuatan modal?

Trus juga apakah dengan perang tarif yang tidak dapat dihindari itu, iklim investasi dunia Telekomunikasi Indonesia bisa menjadi lebih baik? … (saya pribadi tetap berharap demikian)… bagaimana orang mau berinvestasi bila tidak ada profit yang bisa diharapkan atau profitnya kecil sekali sehingga lebih baik berinvestasi pada bidang lain atau lebih parah : lebih memilih berinvestasi pada negara2 lain? Dapat apa Indonesia?

Saya pribadi memang keberatan dengan tarif tinggi (baca: mahal) hanya saja bingung juga bila terlalu murah. Bisa hidup darimana perusahaan itu?. Sebenarnya yang dibutuhkan mungkin adalah tarif yang masuk akal bukan tarif yang murah. Tarif tinggi bisa masuk akal apabila terbukti performance produk/ layanannya sangat memuaskan, prestige nya tinggi atau after sale servicenya yahud… Bisakah dijamin dengan harga muraaaaaaah dapat kualitas produk dan layanan yang prima? Kalaupun ada dan akhirnya banyak pelanggan yang menggunakannya sehingga market sharenya besar, berarti musti hati2 bisa jadi di”semprit” KPPU dan didakwa monopoli lho… hehehehe

Nah itu dia kebingungan2 saya… keterbatasan pengetahuan ttg UU antimonopoli, sistematika penentu kebijakan based on kepemilikan modal, monopoli, kondisi ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, potensi investasi, dll membuat kebingungan2 itu muncul…

Tapi enak juga kalau duduk, dengar, baca dikit trus komentar… apalagi kalau ada yang ngebantu ngejelasin ttg hal diatas :D sambil nunggu hasil banding dari Temasek, Singtel, STT dan Telkomsel. Kita tunggu di koran2 hari2 kedepan… :D

Comments (3) »

info job fair @ Surabaya…

Kemarin dapat informasi dari salah satu rekan kerja, Insya Allah tanggal 20 – 21 November ini akan digelar Job Fair

  • Tempat : kampus B UNAIR (Universitas Airlangga Surabaya)
  • Jam : 08:00 – 16:00 WIB

Biasanya, atau pengalaman saat dulu masih ikhtiar cari kerja;  ada dua tipe pencari kerja… yang pertama: datang dahulu hanya untuk melihat – lihat dan “menarget” perusahaan mana saja yang cocok dan sesuai dengan kriteria diri

Tipe pencari kerja yang kedua: datang dengan persiapan plus yaitu plus dokumen2 pendukung untuk melamar kerja (CV, Fotokopi data diri, transkrip nilai, dll) dan yang paling penting jangan lupa bawa foto ukuran 4 x 6 sebanyak2 nya + bawa ballpoint sendiri (anda tidak akan bisa membayangkan betapa sulitnya mencari pinjaman ballpoint saat job fair) :D … sebaiknya tipe kedua ini yang anda teladani hehehe… tidak ada ruginya

Informasi dari rekan saya (perusahaan saya juga buka stand disitu) bahwa kebanyakan perusahaan akan meminta mengisi form pendaftaran selain menyerahkan CV (itu sebabnya penting sekali bawa ballpoint di job fair tersebut)

Selamat berusaha, semoga memperoleh yang terbaik untuk terus berkarya dan beribadah ;)  

Comments (2) »

nah loe… akhirnya…

KPPU : Temasek Terbukti Monopoli di Industri Telekomunikasi
Senin, 19 November 2007 | 20:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya menyatakan Temasek Holdings melakukan monopoli karena memiliki saham pada perusahaan sejenis di bidang usaha dan pasar yang sama, yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Indosat Tbk.

Pernyataan tersebut diputuskan dalam sidang Majelis Komisi KPPU di Jakarta kemarin. Majelis Komisi yang diketuai Syamsul Maarif memutuskan lembaga investasi milik pemerintah Singapura tersebut melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Akibatnya Temasek harus melepaskan kepemilikan saham di Telkomsel atau Indosat yang dimilikinya secara silang lewat dua unit usahanya, yakni Singapore Telecom (SingTel) dan Singapore Technologies (ST) Telemedia. “Pelepasan seluruh saham di Telkomsel atau Indosat selambat-lambatnya dua tahun sejak putusan ini memiliki ketetapan hukum,” kata Syamsul saat membacakan hasil keputusan sidang Majelis Komisi KPPU tersebut. SingTel memiliki 35 persen saham di Telkomsel dan ST Telemedia menguasai 41,94 persen saham Indosat.

Dian Yuliastuti

Leave a comment »

berita suka cita…

Hari Senin, sekitar tengah hari, ada notifikasi masuknya sms di Nokia N73 ME ku.

Dari Intan, teman seangkatan kuliah dulu di TI ITS. ‘99 ers. Berikut pesannya :

Alhamdulillah, telah lahir putra kedua kami IZZUDDIN UMAR FIRMANSYAH (Firman), 2 Nov 2007. Normal 3,2 kg/ 49 cm. Intan – Fredy

Subhanallah 

Barakallahu ‘alaik aku ucapkan sebagai do’a atas kebahagiaan mereka. Semoga Allah SWT memberikan berkahNya kepada keluarga mereka, memberkahi kelahiran putra kedua mereka sehingga dapat menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi orang tua, agama, nusa dan bangsa.

Leave a comment »

Sanggahan Kesaksian ali makrus atamimi…(2)

Beberapa hal palsu dan mengada – ada yang disampaikan dalam kesaksian makrus margiyanto sang pembohong. ——-(taken from: http://datakristen.blogspot.com/2007/10/kesaksian-ali-makrus-atamimi.html)

Kebohongan Ali Makrus AtamimiTampaknya umat Kristen begitu mengelu-elukan sang penipu ulung bernama Ali Makrus Atamimi. Oleh karena itu, saya akan merangkum kembali apa yang telah dibahas di forum Islam Myquran.

1. Sumur Zamzam di Madinah kering tanpa air

“Tetapi pada akhirnya ketika saya 4 tahun di Madinah, hati saya tidak pernah damai. khususnya ketika saya melihat satu fenomena, satu gambaran dimana apa yang selama ini yang setiap tahun dibawah oleh orang-orang, baik itu yang naik haji atau umroh yang disebut air zamzam, itu disana disumurnya itu ditulis dalam bahasa Arab” (Kesaksian Ali Makrus Atamimi)

“Dan ketika saya ada di Madinah sana, saya melihat ada sebuah hal yang aneh, sumur yang dimana yang selama ini dipercaya sebagai sumber air kehidupan itu, ternyata didalam sumur itu enggak ada airnya, setetes pun tidak pernah ada airnya. Yang menjadi pertanyaan saya waktu itu, lantas yang dibawa orang pulang dari naik haji yang rata-rata orang berangkat haji pulang dari Mekkah sana, itu pulang pasti tidak lepas dari air yg namanya air zamzam. Itu pasti, tdk ada kata tidak. Walaupun itu bukan wajib, tetapi orang berangkat dan naik haji, satu oleh-oleh yang gak akan ditinggal yaitu air zamzam. Berarti saudara-saudara kita di Islam membutuhkan sumber air kehidupan, membutuhkan sumber air kehidupan. Padahal didalam sumur ini tidak ada air kehidupan, setetes pun tidak pernah ada. Lantas yang dibawa oleh pulang naik haji itu apa? Ya mau gak mau yang dibawa tetap air. Ternyata selidik demi selidik selama saya empat tahun dididik disana, itu diatas sumur itu ada sebuah dam pipa besar. Dimana mengalir air ke masjidil Harom, masuk ke Masjidil Harom untuk tempat air wudhu, jadi sedikit demi sedikit, air yang dibawa pulang oleh orang naik haji dari ke Mekkah sana, itu bukan dari sumur air yang itu tadi, tetapi air PDAM. Ini kan sebuah sebuah kebodohan, sebuah kebohongan besar yang sudah diciptakan, mengapa ini bisa terjadi. Mengapa sampai detik ini menjadi suatu keyakinan yang sangat sakral. Ini hal yang membuat saya waktu itu sedih. Mengapa air yang dibawa oleh orang Indonesia ini gak ada air zamzam dalam sumur itu. Padahal Indonesia tidak memasok air itu untuk masuk ke Indonesia. Masuk ke Indonesia dimasukkan ke Masjid Sunan Ampel. Di Masjid Sunan Ampel dioplos lagi. Di oplos sama air Sunan Ampel, air sumur Sunan Ampel. Itu satu botol Aqua itu dijual 12.500. Yang dari sana bukan air zamzam disini dioplos lagi sama air sunan Ampel. Dijual 12.500, Subhanalloh” (Kesaksian Ali Makrus Atamimi)

Jawab

1-. Semua orang Islam juga tahu bahwa sumur Zamzam berada di Mekkah.

2-. Mengenai sumur Zamzam dan pemeliharannya.
http://rovicky.wordpress.com/2007/06/26/rahasia-sumur-zamzam-1/#more-892
http://rovicky.multiply.com/journal/item/125
http://www.sgs.org.sa/index.cfm?sec=311&page=

3-. Ali Makrus menuduh bahwa oleh-oleh Zamzam jemaah haji berasal dari oplosan Masjid Sunan Ampel Jawa Timur. Ini sama sekali bohong.

2. Kewajiban mengucapkan shalawat sebanyak 17 kali

Ini adalah bohong. Karena yang wajib ada dalam sholat, yaitu sebanyak :
- Shubuh 1
- Dzhuhur 2
- Ashar 2
- Maghrib 2
- Isya 2
———————— +
Total 9 kali

3. Alif Lam Mim artinya Allah Air Kehidupan

Si Penipu Makrus berkata : “Alif lam mim. Alif itu Allah, Lam itu air, Mim itu kehidupan. Jadi didalam sumur yang dipercaya didalamnya mengandung air Zamzam itu tertulis bahwa Allah itu adalah air kehidupan.”

Nah, pernyataan Si Makrus tsb didukung penuh oleh orang Kristen di forum Kristen yang telah saya kutip dibawah ini:

Sumber:
Thread : Ketua Tim Pemburu Hantu (LATIVI) Menjadi Pengikut Yesus
Online : http://www.forum.khabar-baik.net/viewtopic.php?p=613
Dalam Islam ada banyak sebutan untuk Allah, 99 nama (sebutan) untuk Allah yg tercatat, salah satunya ialah ALIF LAM MIM yaitu Alif Lam Mim berarti Ana-Allahu-a’Laam atau Nun berarti Nur (cahaya)

jadi ALIF LAM MIM itu ada dalam Islam sebab surah ke-13 saja di awali dengan huruf `Alif’, `Lam’, `Mim’, dan `Ro’ dan Surat ke-7 diawali huruf `Alif’, `Lam’, `Mim’, dan `Shod’ bahkan surah ke-2 diawali dengan `Alif’, `Lam’, `Mim’ yang merupakan simbol nama Allah

sebagai mana dalam hadist dikatakan:
dari Abdullah bin Mas`ud t berkata bahwaRasulullahSAW, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” (HR At Tirmidzi dan berkata, “Hadits hasan shahih).

Komentar.
1). Pernyataan Kristen sama sekali bohong besar. “Alif Lam Mim” memang ada dalam al-Qur’an, tetapi “Alif Lam Mim” bukan “Allah air kehidupan”.

2). Tidak ada “Alif Lam Mim” dalam 99 Asmaul Husna. Bagi umat Kristiani yang ingin mengetahu 99 Asmaul Husna silahkan baca
- http://islam.elvini.net/allah.cgi?asmaulhusna

4. Makrus Sang Ketua Tim Pemburu Hantu?

Makrus berkata:

“Saya juga bukan plus sebagai seorang paranormal, tetapi kegiatan paranormal saya ini kegiatan ekstrakulikuler, namun saya sendiri terikat di salah satu televisi swasta di tim Pemburu Hantu, mungkin kalau bapak-bapak ibu-ibu aaaa…. sering melihat Tim Pemburu Hantu enggak akan asing dengan wajah saya ini tapi saya di tim pemburu hantu rambut saya agak panjang jenggot saya agak panjang, jadi wajahnya yah persis seperti genderowo gitu, karena namanya ha… ya.. tim Pemburu Hantu.”

Tetapi anehnya justru tidak ada sama sekali tampang Makrus yang mirip genderuwo di beberapa foto Tim Pemburu Hantu dibawah ini!

tph1.jpg

tph2.jpg

Wahai umat Kristen, dari dua foto tim pemburu hantu yang beraksi diatas, manakah sang ketua Tim Pemburu Hantu Lativi bernama Ali Makrus Atamimi?

5. Ketua FPI Pusat bernama Habib Rizqi?

Makrus berkata:

“Saya di Surabaya memang dipersiapkan untuk mengisi kekosongan sebagai pimpinan dewan pengurus FPI, karena memang di Surabaya ini FPI belum berkembang dengan pesat. Sehingga waktu terjadi Musyawarah Daerah di Jakarta waktu itu, pimpinan pusat bapak Habib Rizqi menunjuk saya untuk memimpin kota Surabaya didalam gerakan FPI, karena saya diberikan amanat, karena beliau tahu persis watak yg ada dalam pribadi saya, karena pemimpin-pemimpin FPI ini adalah pemimpin-pemimpin radikal, pemimpin-pemimpin yang punya jiwa pemberani siap mati, khususnya, didalam berjihad dijalan agamanya.”

Makrus telah keliru, karena ketua FPI Pusat bernama Habib Riziq, BUKAN Habib Rizqi.

6. Al lahis salam ?

Makrus salah mengucapkan gelar nabi karena menyebut “Al lahis salam”, karena yang benar adalah “Ala ihis salam”.

7. Makrus mengklaim Yesus adalah Raja Manusia didalam QS An-Naas

QS An-Naas
1. Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia.

Si Makrus membual dengan menyatakan “Tuhan manusia Raja manusia, sembahan manusia” dalam QS An-naas adalah Yesus. Padahal yang benar adalah Allah SWT, bukan Yesus!

QS Al Maa’idah 72
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. “

Dll kebohongan yang bisa Anda saksikan di
http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=4260_0_24_0_M

Comments (255) »

Sanggahan Kesaksian ali makrus atamimi…

Sebagai seorang muslim, wajib hukumnya bagi saya untuk menyampaikan kebenaran walaupun pahit. Demikian juga saat mendengar dan melihat VCD kesaksian “muslim palsu” ali makrus atamimi alias markus margiyanto yang marak beredar akhir2 ini dan menjelek-jelekan Islam, ibadah umat Islam dan umat Islam sendiri. Sekaligus menjawab pujian yang diberikan oleh febrina di http://febrina.wordpress.com/kesaksian-mantan-ketua-tim-pemburu-hantu/ sayangnya di blog febrian tidak tersedia menu comments atau aku yg gak lihat ya?

Postingan ini adalah untuk mengenal siapa aslinya makrus margiyanto atau ali makrus atamimi…(diambil dari majalah Sabili dan ditampilkan di forum swara muslim) :

Setelah heboh pelecehan al-Qur’an di Malang beberapa waktu lalu, kini muncul lagi kaset VCD pelecehan terhadap Islam. Pelakunya Pendeta Markus Margiyanto.

Pelecehan terhadap islam ini sangat mengejutkan masyarakat Malang, Jawa Timur. Apalagi rentang waktu dengan heboh VCD pelecehan al-Qur’an di Hotel Asida itu, tidak terlalu lama. Kasus pelecehan baru ini yang juga melalui VCD, dilakukan seseorang yang mengklaim dirinya mantan ketua FPI Jawa Timur. Namanya, Pendeta Muhammad Paulus bin Ali Makhrus at Tamimi.

VCD ini pertama kali didapat oleh Abu Rantizy, Ketua Tim FAKTA (Forum Anti Gerakan Kemurtadan) Malang yang diperoleh dari temannya yang berinisial EU, (25 Aug 07), seorang mekanik komputer di Kota Batu. EU mendapatkan video tsb dari sebuah CPU (Central Processing Unit) komputer milik pegawai Kecamatan Batu yang dia servis. “Saya melihat kok ada filmnya si Makhrus itu, lalu saya minta dan diapun mengijinkan. Kemudian saya segera melapor ke FAKTA,” tutur EU saat ditemui di bengkel komputernya.

Tim FAKTA lalu menyerahkan VCD tsb ke MUI kota Malang, yang kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. “Sudah kami laporkan ke Polwil dan ke Kapolda, tinggal menunggu kerja kepolisian sekarang,” ujar sekretaris MUI Kota Malang M Nizhom hidayatullah kepada Sabili.

VCD Ali Makhrus yang tengah ceramah tersebut berdurasi 1 jam 11 menit 53 detik. Dalam ceramahnya, si pendeta menggunakan baju formal berwarna biru motif kotak-kotak. Lelaki berjenggot panjang dan rapi bak aktivis islam ini sangat fasih menyitir ayat al-Quran dan hadits Rasulullah SAW.

Dalam ceramahnya, Makhrus membual tentang berbagai hal. Antara lain, ia mengklaim dirinya sebagai keturunan Habib (cucu Rasulullah SAW, red) dari bani Tamim dan pernah belajar di Makkah. Dia juga mengaku telah diangkat sebagai ketua FPI Jatim pada tanggal 10 Jan 2004 silam, serta mengaku sangat dekat dengan Ja’far Umar Thalib dan Laskar Jihad-nya.

Beberapa penghinaan yang diucapkan Makhrus dalam ceramahnya itu antara lain menyebut bahwa Nabi Muhammad diracun oleh istrinya ketika akan meninggal dulu. “Pada saat usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk di tubuhnya, karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri, istri yang ke-17. Jadi, total istrinya Muhammad itu ada 22,” kata Makhrus.

Menurut dia, istri ke-17 inilah yang meracun Muhammad selama dua tahun agar sekarat, hidup tidak matipun tidak. Kejadian ini pula yang dijadikan dasar oleh umat islam untuk membaca surah Yasin kala melihat orang sakit atau sekarat. “Jadi surat Yasin dibaca agar yang bersangkutan mau mati ya, agar cepat mati, kalau hidup agar cepat sembuh,” ujarnya enteng.

Pendeta yang telah menipu beberapa kiai ini juga menghina ibadah shalat Shubuh yang dilakukan umat islam. Kata Makhrus, orang islam itu shalat shubuh karena mengingat Yesus bangkit dari alam kubur yang terjadi tepat pada saat shubuh. Kiamat juga akan datang pada saat Subuh. “Itu menurut keyakinan mereka. Dua masalah inilah yang membuat orang-orang islam bangun dari tidurnya dan sujud menyembah dalam shalat subuh.”

Pendeta yang pernah mondok di Pesantren ilmu al-Qur’an (PIQ) Malang ini juga menganggap orang kriten itu adalah majikan sedang orang islam adalah pembantu. Dia juga mengklaim bahwa 75 persen isi al-Qur’an bersumber dari Alkitab (Injil). Dia menganggap orang-orang yang pergi haji ke Makkah tak lebih dari sekadar wisata, bukan ibadah. Baginya, orang yang mencium Hajar Aswad adalah mencium jin. Masih banyak lagi penghinaan Makhrus yang bikin merah kuping.

Siapakah Makhrus? Tanggal 12 Oktober 2005 silam, seorang pemuda 36 tahun bernama Pendeta Markus Margiyanto datang menemui KH Abdullah Wasi’an dirumahnya, di Sidoarjo, Jawa timur. Kepada kristolog kondang itu, Markus menyatakan niatnya untuk pindah agama dari Kristen ke Islam. Alasannya setelah membaca buku KH Abdullah Wasi’an yang berjudul Benteng Islam terbitan Pustaka Dai, ia jadi tertarik dengan islam.

Dengan berbaik sangka, mendengar paparan Markus yang sangat memukau itu, KH Abdullah Wasi’an pun menuntun pensyahadatan Markus tepat pukul 11.00 WIB. Syahadat itupun ditandai dengan surat keterangan sementara yang ditandatangai oleh KH Abdullah Wasi’an dan beberapa saksi. Usai pensyahadatan, Pendeta Markus pulang dengan disangoni uang tunai. Nama Islamnya pun menjadi Makhrus.

Namun setelah majalah Modus melakukan pengecekan secara mendetail pada bulan November 2005 lalu, ditemukan sejumlah kebohongan pada Pendeta Markus Margiyanto. Diantaranya, alamat KTP-nya di Jl. Pogot Lama II/91 RW 06/05 Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya ternyata tidak benar. Karena rumah itu telah dijual lima tahun lalu kepada Sutarso. Sutarso pun mengaku tidak tahu menahu tentang seluk beluk dan aktivitas Markus.

Sementara itu, Darmo, tetangga depan rumah Sutarso yang tinggal di sana sejak tahun 1980 mengatakan bahwa yang berprofesi sebagai pendeta itu adalah ayahnya Markus. Setelah ditelusuri, ternyata markus bersama keluarganya yang terdiri dari anak, istri, ibu dan adiknya tinggal di Tanah merah II/22, Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya. Rumah yang sempat difungsikan sebagai gereja ini asalnya adalah milik Pendeta Petrus Salindeho yang pernah bermasalah dengan umat islam hingga divonis hukuman penjara, beberapa tahun lalu.

Tak jauh dari rumah Markus di Tanah Merah itu, tinggallah Ustadz Ahmad Ghazali, salah seorang tokoh masyarakat yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC NU Surabaya. Ustadz Ghazali tahu persis daftar penipuan Markus yang bermodus ingin masuk islam dihadapan tokoh Islam lalu mendapat simpati sang tokoh hingga mendapat hadiah sejumlah uang dan materi lainnya.

Beberapa kiai yang sempat didatangi Markus, antara lain KH Miftah, di Kedung Tarukan Surabaya yang akhirnya menyumbangkan uang tunai Rp. 250.000 dan sarung merek Al-Ma’ruf berharga ratusan ribu. Ada juga KH Asep mantan ketua PC NU Surabaya, KH Abdul Syakur, KH Abdurrahman Navis dan lainnya.

Masrukin adalah salah seorang korban penipuan Markus. Dia adalah pengurus Masjid Nurul Jannah Kalilom, Surabaya. Kira-kira empat tahun lalu, Markus Margiyanto datang ke Mesjid Nurul Jannah dan menyatakan niatnya untuk masuk islam. Diapun disyahadatkan oleh Ridwan, modin setempat.

Setelah masuk islam, karenat tidak punya rumah, Markus pun butuh rumah tinggal. Dengan ikhlas, Masrukin memberikan salah satu rumahnya yang baru selesai dibangun untuk ditempati Markus secara Cuma-Cuma. Diapun tinggal dirumah itu bersama istrinya, Muslimah anak seorang kiai di Singosari, Malang.

Selama di rumah Masrukin, Markus sama sekali tidak bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya. Kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh jamaah mesjid, terutama oleh keluarga Masrukin. “Mualaf itu bagi orang islam merupakan aset,” alasan Masrukin. Jamaah Masjid pun simpati dengan keislaman Markus, sehingga segala permintaannya dikabulkan jamaah. “Jamaah masjid sini sudah banyak berkorban materi, tenaga dan pikiran untuk Markus,” imbuh Masrukin.

Suatu saat, Masrukin merasakan ada gelagat yang lain karena setiap hari Minggu, pagi-pagi Markus pergi memakai baju yang rapi. “Ternyata Markus pergi ke Gereja,” kata Masrukin. Maka Markuspun dia usir dari rumahnya. Setelah pindah dari Kalilom, Markus melancarkan penipuan yang sama dengan modus pura-pura masuk islam untuk mendapat simpati dan uang dari jamaah masjid di Tanah Merah, Surabaya.

Jauh sebelum melancarkan aksinya di Surabaya. Pendeta Markus pura-pura masuk islam dan nyantri di PIQ Singosari Malang dibawah asuhan KH Bashori Alwi. Karena sudah dipercaya, dia dijadikan menantu oleh KH Ahmad Rifai, pengasuh sebuah pesantren di Singosari, Malang. Namun setelah mempunyai dua anak Markus memboyong anak-anak dan istrinya ke Jakarta lalu mengkristenkan semuanya.

Dalam pengakuannya kepada tim FAKTA Surabaya, Markus mengungkapkan bahwa ceramah-ceramahnya yang menghina islam itu berdasarkan pesanan gereja. Dia juga mengaku ditekan oleh bapaknya dan paman-pamannya yang pendeta. “Apa yang saya ungkapkan di VCD itu adalah rekayasa palsu pihak gereja,” kata Markus kepada Masyhud, ketua tim FAKTA Surabaya.

Selain tekanan gereja, Markus juga rela memberikan kesaksian-kesaksian palsu tentang islam, karena alasan ekonomi dan dorongan finansial. “Pihak gereja sengaja memanfaatkan saya untuk membenturkan islam dengan kristen,” beber pendeta yang memiliki 20 tempat pemuridan tersebut. Yang dimaksud tempat pemuridan adalah semacam tempat pembinaan dan pendidikan Islamologi bagi umat kristen.

Markus juga menyebutkan bahwa pihak gereja sengaja menyebarkan VCD ceramahnya itu untuk menghina umat islam. Posisinya sebagai mantan orang islam yang memberikan kesaksian palsu tentang islam, bagi gereja akan lebih mengena. Walau demikian, dia mengaku masih tetap seorang muslim, bukan murtad. Tentu saja kesaksiannya ini masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.

Sudah banyak yang menjadi korban penipuan Pendeta Markus Margiyanto. Penipuan bermodus pura-pura masuk islam ini sungguh berbahaya. Jika setiap saat bersyahadat di hadapan tokoh islam untuk mendapat simpati dalam bentuk materi, maka jelas bahwa “penipuan berkedok masuk islam” adalah profesi Pendeta Markus.

Chairul Akhmad
Laporan: Kukuh Santoso (Malang)

Sabili
No.7 Th. XV
18 Oktober 2007
6 Syawal 1428

Halaman 52

Comments (266) »

diskusi sore…

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Di suatu sore: (nama produk yg jadi objek penderita dihilangkan atau diganti kecuali objek contoh untuk studi kasus ;) . Daripada disomasi :D )

Rendy: lho ?? Lies kirain dah cuti melahirkan…lah kok komplainku mengenai produk perusahaanmu kemaren gak ditanggapin ?? mengecewakan…

Phier: Sabar..sabar mas Rendy.

Emang jadi customer di Indonesia itu rada makan hati dikit….Tapi above all, Perkembangan komunikasi kita udah ok kok selama 2 tahun ini. Harga2 yang ditawarkan makin kompetitif…ingat gak jaman masuk TI dulu, harga perdana aja sampe 500ribu…dan beberapa taon kemudian hanya 10ribu….weleh2 emang.

Namun sayang kompetitifnya ga dibarengi dengan Service Quality.S ama pengalaman juga kok kayak salah satu produk, gara2 saking ngejar tarif hematnya…sempet juga naik darah gara2 berhari2 feature murahnya gak bisa dipake, akhirnya harus merelakan pake produk lain yang muahal bow!

Jadi ….. daripada ngomel2 gak karuan, kenapa gak milih pake CDMA yang gak usah pake reservasi2 sagala….kalo pindah kota. Cuman ngasi ide aja, daripada dosa misuh2 =) *piss*

Liesa : Wah..phier ini..
Jangan malah provokator pindah layanan dong
J

Phier : Bukan provokator untuk pindah layanan, bu =) *piss lagi*
Cuman ngasi option lain gitu loh, kalo emang itu busuk, dan yg sejenis juga busuk *piss juga.
Toh kita sebagai consumen *bebas milih tho??*

Bisa membanding2an mana yang best of the worst among them….lha wong adanya cuman 3 pilihan, jadi pilih aja yang 1 paling oke. Gitu aja kok repot? Mudah2an Liesa bisa menyampaikan ke pihak yang bersangkutan ya?

Kalo aku mo complain soal Pertamina, complain ke siapa dunk?

ewepe : Mbak Lies… Don’t take it personal J Setiap yang disampaikan pelanggan adalah kebenaran dimata mereka, jadi selaku penyedia services memang kita musti ready to listen J

Sharing aja dari penyedia service yang terkenal “paling mahal” di Indonesia nih J Sejujurnya, banyak rekan2 dalam milist internal yang menginformasikan fenomena tidak sedikitnya (kalau nggakbisa dikatakan banyak) pelanggan yang berpindah dari jasa produk kami ke produk lain ternyata dalam waktu 2 – 3 bulan kembali lagi menggunakan jasa kami. Bahkan tidak lagi menggunakan produk nomer2 tapi nomer1 nya (yang katanya Phier tuh mahal banget J )

Sempat ada yg sharing bahwa pelanggan2 yang balik kucing itu ternyata sudah mencoba layanan dari produk lain dan keunggulan dari produk lain sementara ini hanya masalah tariff dan tariff tsb ternyata sebagian besar adalah program bukan fitur produk. Hehehe… jadi komplen adalah “makanan” kita sehari2 BUk… Bila bisa disupport yukk bila bukan kita fwd ke teman2 yg berkompeten hehehhe. 

*piss juga ah Thanks untuk komplen2 nya J

Kreshna : Yup, betul sekali yang dikatakan ewepe ini. Btw, ngeliat Lies sama ewepe nih jadi inget diskusi di salah satu milis pemasaran beberapa waktu yang lalu. Waktu itu lagi bahas iklannya pelumas Pertamina yang menonjolkan nasionalisme (jadi kaya’ melas banget gitu). Dibantai habis2an nih iklannya (dibilang Pertamina dah gak punya apa2 dari produknya buat ditawarkan sampe harus menonjolkan nasionalisme). Tapi ada satu orang dari Pertamina yang dengan sabar en nahan malu banget tetep terbuka sama masukan dan berusaha menjawab sebisanya. En peserta milisnya jadi respek lho, masih ada orang Pertamina yang peduli sama complain pelanggan.  

Anyway, Pertamina sekarang dah mulai berubah kan? Lihat tuh gerai2nya sama pelayanan operatornya, dah jauh lebih ok. Kenapa coba? Karena Shell sama Petronas dah masuk ke Indonesia!!! Mulai kelabakan deh Pertamina memperbaiki diri. Di Surabaya, Pertamina habis2an mendorong pembukaan SPBU baru. Di Kecamatan Gubeng aja gak karuan banyaknya, sampai2 di jarak radius 1 km aja bisa ada 4 SPBU!! Ini mumpung Shell sama Petronas baru masuk ke Jakarta aja, jadi Pertamina sudah bikin barrier di daerah2 lain.

Telkomsel juga ok mungkin karena banyak saingannya. So, kalau Telkom, PLN, en PDAM mau bagus… hapuskan monopolinya!!! Kasih pesaing yang bisa mengancam kelangsungan hidup mereka… dijamin mereka akan jauh lebih memperhatikan pelanggan. That’s what I think anyway…

Liesa : Kreshna ganteng (biar ga dibilang take it personal..hehehe) Setau ku…perusahaanku juga udah gak monopoli lo. Yang masih satu2 nya player cuman masalah ********** nya..Itupun sebenernya saat ini pemerintah lagi buka tender buat mbangun daerah2 tertinggal, tapi penyedia layanan lain sepertinya tidak berminat. Karena effortnya luar biasa gede, dari sisi financial tenaga sampe maintenance nya, tapi duitnya dikit banget.  

Kalo kenapa my coy belum maksimal perbaikannya itu lebih ke sisi Human nya yang kayak kamu bilang di imel sebelumnya ituh

Kreshna : Aku kasih contoh dikit ya, Lies. Inget gak dulu jamannya ada internet provider kaya’ Meganet, Radnet, CBN, dll… Mereka ini kan saingannya produkmu. Kalau kita pake produkmu, langsung bayar ke perusahaanmu dimasukin ke tagihan. Tapi kalau langganan Meganet, Radnet, dll, selain bayar biaya langganan ke mereka, kita tetep harus bayar pulsa ke perusahaanmu. Kenapa? Karena perusahaanmu yang punya jaringannya yang dipakai buat internet. Secara logika bisnis ya jelas gak mungkin yang lain bisa ngalahin. Buat perusahaanmu, gak terlalu masalah kita langganan ke pesaingnya, karena perusahaanmu dapat bagian juga! Akhirnya para provider itu bertekuk lutut lah, gak kedengeran lagi suaranya. Setauku Speedy juga masih kaya’ gini kondisinya.  

Model begini ini yang harus diberantas dari BUMN, terutama PDAM en PLN yang paling parah nih. Tapi sejujurnya, khusus untuk perusahaanmu, aku pengennya jangan cepet2 diberantas. Biarin dulu aja bentar lagi sampai perusahaanmu masuk Fortune 500, baru deh dibenerin, he2. Kan lumayan tuh kalo akhirnya ada perusahaan Indonesia yang masuk Fortune 500, dan yang paling berpeluang saat ini adalah perusahaanmu. Tinggal ngalahin Nike aja di nomor 500. Dikit lagi kok, gak beda jauh… Sukses deh buat teman2 

Liesa : Huah…akhirnya bisa baca imel n bales2. Hari ini banyak banget kerjaan. Gangguan dimana2, karena hujan gede, yang jaringan rusak, blablabla. Mulai kemarin sore penuh complain. Mulai kemaren pagi ding kalo dari felix n rendy diitung J 

Emang perusahaanku masih dominan ..tapi ya itu…Pas udah ada kesempatan, provider lain juga gak berminat. Karena apa? Investasi gede..duitnya dikit..maintenance nya repot…human source yang dibutuhin buanyaak.

Kalo radnet blab la bla itu harus membayar juga penggunaan jaringan perusahaanku yang dipake.. Ya iya lah..Masalahnya tetep kami yang harus maintenance semua kabel dan perangkat..yang believe me..sangat ruwet sekaleeee…

Kadang, perangkat-perangkat yang dipasang di tool, or segala system itu, bisa bikin jaringan rusak. Don’t ask me why n how..ya segala gelombang or mekanisme apalah yang aku sangat gak mudeng banget ituh. Dan segala provider yang meletakkan tambahan itu di kabel telepon pasti akan bilang ke pelanggannya..kerusakan ada pada perusahaanku, bukan pada mereka.

Well…ini emang rada one side description sih..tapi itulah yang dikeluhkan sama rekan2 jaringan yang kerja di luar sana. Yang harus manjat2 tiang waktu panas terik atau hujan deres plus petir kayak sekarang ini. Yang rela kulitnya hitam legam, demi pekerjaan. Ngerjain perbaikan pernagkat yang amat sangat ruwet sekale..plus bonus pelanggan tereak2 di kuping karena perbaikan lama (dan ini wajar sekali) Tapi yang bikin salut, orang2 itu nasionalisme nya gede lo…

Kalau cerita2 sama orang2 lapangan itu, walaupun dengan ngedumel2, keliatan banget kalo mereka itu cinta Negara. Kayaknya pendidikan masa lalu yang pake semacam latihan militer nya cukup nancep, sadar sepenuhnya aset itu miliki Negara (yang sekarang juga tinggal 51%) dan mereka bekerja demi kemakmuran Negara.  

Monopoli emang gak bagus. Perusahaanku juga banyak perbaikan setelah banyak provider lain muncul. Aku cuman sharing condition…biar everybody can see from different point of view.

Tengkyu..

Rendy : heheheh…sebenernya pelumas Pertamina itu bagus kok kualitasnya…sebagai orang awam kan kualitas oli cukup dilihat dari API Service-nya, semakin tinggi semakin bagus. Masalah iklan Pertamina itu meskipun melas lebih baik juga daripada iklan TOP 1 Oil (yang katanya bikinan Amrik)…masak orang disuruh beli oli pilihan bintang sinetron…gak dikasih logic or reason behind pokoknya disuruh pilih TOP 1 Oil aja…biar bisa ikutan ganteng and cantik kayak bintang sinetron kali ya ?? =P 

Untuk pom bensin itu juga aku liat sekarang pertamina banyak banget kemajuannya…contoh paling nyata aja adalah mendidik pelanggan dengan menuliskan Octane Level untuk produk Pertamax & Pertamax Plus-nya…terus signage “Pasti Pas” yang jadi andalan kampanyenya akhir2 ini juga cukup menggugah kesadaran pelanggan akan hak2nya 

Setuju banget tuh kresh…dihapuskannya monopoli pasti akan “memaksa” perusahaan2 pelat merah itu untuk terus berbenah diri 

Kreshna : Koreksi dikit. Oli Top 1 dulu gak cuma bikin iklan dengan bintang2 sinetron, tapi juga ada versi iklan dengan para pembalap, mantan pembalap, en pakar otomotif. Trus dia juga bikin versi iklan yang pake pengacara, tokoh publik, dll. Jadi pesan yang mau disampaikan adalah, semua kalangan mulai dari yang ngerti mobil sampe yang kerjanya cuma jual tampang semuanya pake Top 1. Dan strategi iklan ini efektif lho… Diadaptasi juga sama Tolak Angin… 

Kalau bahas ginian sekali2 seru juga. Tapi perlu juga topik yang nyantai, misalnya, ada yang bisa ngitung gak berapa jumlah keponakan ‘99ers sekarang?

yus : Seru kalo seandainya ga ada monopoli…ga ada lagi istilah “hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara”. Itu memunculkan potensi…potensi Indonesia semakin ga punya apa2….smua dijual, semua privatisasi, semakin bagus, emang ga bisa dipungkiri setelah dipegang “orang lain” perusahaan Indonesia semakin moncer, Exelcomindo, setelah dipegang Telekom Malaysia, semakin agresif baik dalam pengembangan produk dan strategi marketing, Bank Niaga, setelah BOD-nya orang Malaysia juga semakin Menghebat kinerjanya.

Jadi inget cerita seorang sahabat, waktu backpackers ke Malaysia, naek taksi di depan Petronas diceritain ma supir taksi “bapak dari Indon?, Menara Kembar Petronas ni dibangun ma orang Indon lho pak…” temen saya langsung berbangga hati, “Oya ??” “ iya pak, tapi insinyurnya orang Malaysia…” sahabat saya langsung mules ndengerinnya. Sabar yo le….

ewepe : Setuju Bang Yus…

Kompetisi di Indonesia ini dilakukan Negara dg tujuan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Akhirnya masuklah investor2 asing, negara2 pemodal dll untuk turut “membantu” rakyat Indonesia supaya dapat menikmati kemajuan J

Sampai akhirnya mereka (investor2 asing, negara2 pemodal dll) yang merasa telah berjasa besar akhirnya merasa berhak untuk membuat kebijakan sendiri demi kepentingan bisnis. Apa yg bisa dilakukan negara? Hanya bisa bengong akrena tanpa sadar aset2 sudah pada diprivatisasi smuwa J Negarapun meeting untuk menarik lagi dana dari rakyat supaya bisa melakukan buy back. What a waste!

Padahal setiap hal mestinya minimal bisa dipandang dari dua sudut. Misalnya pada kasus diatas yaitu kompetisi dilakukan supaya bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat (dimana tidak dipungkiri rakyat Indonesia banyak yg masih belum “fit” kondisi finansial dan kesejahteraannya) maka selain melakukan kompetisi yang potensial berujung pada privatisasi (menurunkan harga produk agar terjangkau oleh daya beli masyarakat) bisa juga dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia (meningkatkan daya beli masyarakat supaya dapat memilih dan membeli best produk sesuai keinginannya) via penciptaan lapangan kerja baru, efisiensi anggaran negara, dll.

CMIIW ya

Oia Kresh..bener juga kamu. Udah berapa keponakan2 kita? Kok kita nggak nyumbang2 ya? Nunggu apa coba? J

Liesa : Ngomong2 soal jual2an asset..jadi inget satu kuliah..

cerita ya..

Aku pernah ikut kuliah business international. Yang ngajar Prof.Obenaus Wolfgang (kalo ga salah) orang Austria. Dia selalu membanggakan Eropa dengan Uni Eropa nya yang sukses, dan menghina dina Amerika tentunya J

Waktu membicarakan Bisnis kawasan Asia, dia cerita panjang lebar soal pandangannya dia. Terutama betapa dia gak ngerti sama kebijakan2 di Indonesia. Kayak menjual asset Negara. Yang penting2 pula. Memperbolehkan industry luar masuk sementara industry dalam negeri belum kuat.

Juga kenapa pemerintah Ind memperbolehkan import beras dalam jumlah besar untuk menyediakan beras murah dalam negeri yang bikin petani kita harga gabah nya jatuh… (kasian para petani..hiks..) Udah kerja panas2…pupuk mahal dan langka…hasil gak seberapa..nunggu berbulan2..belum lagi kalo ada bencana kayak badai ato banjir…pas udah dapet hasil, harganya jatuh…melas banget

Menurut dia kebijakan itu hanya akan memperburuk keadaan ekonomi masyarakat bawah yang merupakan petani. DIa mencontohkan beberapa case di Eropa yang melindungi petani nya mati2an bahkan sampe saling tuntut di pengadilan internasional sama negara2 lain.

BUkannya malah membuat kebijakan yang menurunkan daya saing petani dalam negeri. Ternyata banyak banget perang ekonomi di luar sana yang aku gak pernah tau (ternyata aku sangat buta sama berita..gosh..)…iron war, perang jagung, perang kiwi, chip computer, mobil, kain, sepeda, sepatu..yang intinya karena negara2 itu melindungi industry dalam negerinya.

Bahkan untuk industry monopoli kayak airbus yang saling tuntut sama boeing (yang juga monopoli). Ternyata…orang di luar sana..kayak prof itu..mikir pemerintah kita itu silly..walopun segala kebijakan yang mereka buat itu sudah dipertimbangkan…tapi menurut pandangannya, itu hanya mengejar tujuan jangka pendek..butuh uang, jual asset, butuh beras, import besar2an..sedangkan jangka panjang nya dipikir entar.

Termasuk soal reservasi lingkungan yang minim banget. Padahal dia bilang, Negara eropa itu iri banget sama alam Indonesia…cuman orang Ind kayaknya kurang menghargai apa yang mereka punya. Gitu deeehh..

Halah…ceritanya jadi panjang…

Maap yaa…Gak ngomong langsung, gak lewat tulisan, tetep cerewet. hehehe

Dan diskusipun berlanjut ke topik2 lain. Karena capek copy – paste. Postingannya sampe sini aja ya… semoga bermanfaat :D

Comments (1) »

salah kaprah…

Coba kita hitung – hitung…

Buat yang lebaran hari jum’at (12 Oktober 2007) maka hari ini adalah hari ke 16 di bulan syawal. Sedangkan yang lebaran Sabtu (13 Oktober 2007), maka hari ini tanggal 15 dibulan syawal. Membahas perbedaan harinya lagi?… Nggaklah :D

Justru semuanya berawal dari dimulainya tanggal 1 syawal (terserah mau tanggal 12/13); asal jangan jadikan hisab sebagai pegangan (pesan sponsor) ;) ; begitu masuk syawal lepaslah kita dari bulan Ramadhan yang mulia. Bulan istimewa dimana dilipatgandakan semua pahala, dihapuskannya semua dosa yang telah lalu (kecuali dosa yg melibatkan orang lain… itu musti minta maaf sama orang yang kita dhalimi dan juga dosa besar yg hanya bisa diampuni via taubat nasuha). Sepanjang bulan ramadhan itu, dibukalah semua pintu surga dan ditutup pintu neraka dan yang paling istimewa ada malam Nuzulul Qur’an (malam turunnya Al Qur’an Al Kariim) bersamaan dengan Lailatul Qodr (malam yang lebih baik dari seribu bulan).

Bulan Ramadhan itu juga mengembalikan fithrah kita dalam beribadah kepadaNya. Kondisi ideal seorang hamba Allah dalam kehidupan pribadi, kehidupan berumah tangga dan kehidupan sosial begitu sangat terasa. Nuansa Ramadhan mampu membuat orang – orang beriman merasakan kembali nikmatnya iman, nikmatnya beribadah dg khusyu’, nikmatnya hidup ditengah – tengah kaum muslimin serta tidak lupa nikmatnya kembali kepada fithrah penciptaan kita; yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT.

Seluruh keistimewaan Ramadhan telah merasuk dalam benak dan imajinasi kita sehingga secara tidak sadar keistimewaan – keistimewaan (terutama yg terkait dengan banyaknya pahala dan diampunkannya dosa) memunculkan “perasaan” baru bahwa selepas kita dari Ramadhan posisi pahala kita adalah “surplus plus plus” (pahala meningkat drastis sedangkan dosa menurun drastis juga). Bisa ditebak, selepas bulan Ramadhan secara tidak sadar banyak diantara kita (termasuk penulis lho ini – khan pakai kata kita ;) ) terbuai dan merasa bisa sedikit santai dalam beribadah. Toh pahala kita surplus plus plussss….

Kembali ke bulan syawal yang berarti bulan peningkatan. Sesuai namanya, mestinya pola pikir yang terbentuk dalam diri setiap mukmin adalah kesiapan untuk meningkatkan level ibadahnya sehingga bisa menunjukkan hasil dari puasa Ramadhan yaitu menjadi orang2 yang bertaqwa. Konsep yang betul adalah (kata pak ustadz nih) bulan Ramadhan menjadi bulan “adjustment” a.k.a bulan penyesuaian orang – orang beriman untuk kembali kepada fithrah spiritualnya.

Setelah kita kembali dalam fithrah kita yang diwujudkan dengan selalu mengupayakan totalitas dan optimalisasi ibadah dan kerja, maka settingan attitude/ habit inilah yang menjadi starting point kita dalam ibadah2 dibulan selanjutnya. Sehingga tepat sekali selepas Ramadhan kita disambut oleh bulan syawal – bulan peningkatan. Justru dibulan syawal inilah ibadah kita dimulai dengan settingan yang benar.

Salah kaprah ya kebanyakan kita? atau hanya aku saja? Oleh karena itu, postingan ini adalah pengingat bagi saya pribadi secara khusus dan saudara2 serta sahabat2 saya semua. Mumpung masih pertengahan bulan syawal, mari kita hentikan kesalah kaprahan yang mungkin muncul dan kembalikan settingan Ramadhan dalam diri kita untuk perbaikan ibadah dan aktifitas kerja kita. Semoga menjadi lebih baik agar beruntung… ;)

Btw… sudah puasa syawal? :D ….

Comments (3) »

valuable information…

RDI

Masih bingung kenapa kita (baca: orang dewasa) gampang terkena stress? :D

 

taken from: Reader’s Digest Indonesia (RDI) Edisi Khusus. 15 Ribu-an ;)

Comments (1) »

jangan serakah…

Belajar dari pengalamannya si tupai di extra movienya Ice Age, karya pixar. Berlebihan dalam menyimpan harta, akhirnya gak dapat apa – apa… yang lebih parah malah dikubur bareng hartanya seperti kisahnya si Qorun… naudzubillah!

Leave a comment »